Sosok Hafnidar A. Rani, Resmi Menyandang Gelar Prof Pertama di Aceh dari Golongan Non ASN

headline, Nasional121 Dilihat

BANDA ACEH – Salah seorang dosen tetap dan juga Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) resmi menerima Surat Keputusan (SK) Jabatan Fungsional Guru Besar di Lingkungan LLDikti Wilayah XIII Provinsi Aceh pada Senin, 10 Juli 2023.

Penyerahan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Dr. Rizal Munadi MM. MT yang turut disaksikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Dr. Aslam Nur, MA.

Dalam keterangannya, Prof Dr. Ir Hafnidar A Rani ST. MM mengatakan bahwa proses untuk meraih gelar guru besar harus melewati proses yang sangat panjang dan perjuangan yang tidak mudah.

“Perjuangan saya untuk mendapatkan gelar ini membutuhkan waktu hingga 5 tahun lamanya, perjalanan ini merupakan perjuangan yang sangat panjang dan juga membutuhkan kesabaran yang sangat ekstra,” ujar Hafnidar A. Rani.

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa proses di LLDikti juga memakan waktu hingga 2 tahun. Ia berharap bahwa gelar yang didapatkan menjadi inspirasi serta memberikan manfaat dan memotivasi dosen lainnya untuk lebih berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan perguruan tinggi khususnya di Unmuha.

“Saya ucapkan terima kasih kepada LLDikti XIII, Bapak Rektor dan civitas akademika Unmuha yang telah memberi dukungan kepada saya selama ini. Semoga Guru Besar yang saya emban ini memberkahi dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat, khususnya bagi kampus Unmuha tercinta,” ujarnya.

Untuk ketahui, Hafnidar A. Rani merupakan dosen tetap dan juga Dekan Fakultas Teknik Unmuha, Ia merupakan dosen pertama yang menyandang gelar Guru Besar yang dari Perguruan Tinggi Swasta di Aceh dan juga Guru Besar Non PNS pertama di Aceh. Tentu prestasi ini menjadi sebuah kebanggaan bagi keluarga besar Unmuha.(CutRicky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *