Polisi akan menguji DNA Kerangka Manusia di Indrapuri Aceh untuk Ketahui Identitas Korban

Daerah, headline293 Dilihat

BANDA ACEH – Kejadian misterius mengguncang sungai Jurong Iboh, Desa Reukih Dayah, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, ketika seorang warga lokal menemukan sebuah drum yang mencurigakan tergeletak di sungai setempat. Namun, yang membuat kejadian ini semakin menyeramkan adalah penemuan yang ada di dalam drum tersebut: seorang kerangka manusia yang sudah dalam keadaan terurai.

Warga melaporkan penemuan ini kepada Bhabinkamtibmas Polsek Indrapuri. Pihak kepolisian segera merespons laporan tersebut. Kepolisian Aceh Besar segera tiba di lokasi dan mengamankan area tersebut untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak berwenang juga memanggil tim forensik untuk mengidentifikasi sisa-sisa manusia yang ditemukan di dalam drum.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam S.I.K,M.H., melalui Kasat Reskrim, Iptu Subihan Afuan Ardhi, S. Tr.K mengonfirmasi adanya penemuan mayat dalam keadaan yang mencurigakan. Kejadian ini dilaporkan oleh Muhda Hadi Saputra, seorang warga Reukih Dayah, pada hari Minggu tanggal 1 Oktober 2024, sekitar pukul 18.00 Wib.

Saksi tersebut tengah membersihkan jalan menuju sungai untuk mengambil air guna menyiram tanamannya di kebun. Ketika melihat sebuah drum tergeletak di sungai, rasa penasaran mendorongnya untuk membukanya.

Hasilnya, ia menemukan sejumlah tulang yang diduga kuat merupakan kerangka manusia. Muhda Hadi Saputra segera melapor kepada perangkat desa, yang kemudian melaporkan temuan tersebut ke Bhabinkantibmas Polsek Indrapuri.

Pukul 19.00, tim identifikasi dari Polres Aceh Besar tiba di lokasi dengan bantuan Kasat Reskrim Polres Aceh Besar dan Kapolsek Indrapuri, serta dibantu oleh personil Koramil 06 Indrapuri dan warga setempat. Mereka melakukan penggalian drum tersebut dan menemukan kerangka manusia yang diperkirakan telah lama berada di dalamnya.

Masyarakat setempat mengungkapkan bahwa drum tersebut telah ada di sungai sejak tahun 2011 dan digunakan oleh warga setempat untuk mencari ikan. Masyarakat Sungai Jurong Iboh sangat terguncang oleh penemuan ini dan berharap agar kasus ini dapat segera terungkap. Banyak yang berspekulasi tentang bagaimana kerangka manusia tersebut bisa berakhir dalam drum di sungai mereka, dan spekulasi ini semakin menambah aura misteri di sekitar kejadian ini.

Dari petunjuk yang ditemukan, terlihat adanya baju kaos berwarna kuning dengan tulisan angka 13 dan celana bahan kain. Polres Aceh Besar menghimbau kepada masyarakat yang ada kehilangan keluarga dengan ciri-ciri pakaian tersebut untuk segera menghubungi polsek terdekat atau Polres Aceh Besar guna membantu identifikasi lebih lanjut. Warga sekitar juga diminta untuk memberikan informasi apapun yang dapat membantu penyelidikan.

Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum, DVI Biddokes Polda Aceh, dan Polres Aceh Besar dengan menguji DNA kerangka tulang tersebut dengan data pembanding yang diduga keluarga yang akan di uji oleh Puslabfor Bareskrim Polri. penyebab kematian dan motif di balik penyembunyian kerangka ini masih menjadi teka-teki. Tim forensik sedang bekerja keras untuk mengungkap lebih banyak bukti dan mengidentifikasi tersangka dalam kasus ini.

Proses secara Scientific Investigation ini diharapkan dapat mengungkap misteri di balik penemuan ini. Pihak berwenang akan memberikan update segera begitu mereka memiliki informasi lebih lanjut tentang identitas korban, penyebab kematian, dan bagaimana kerangka tersebut berakhir dalam drum di Sungai Jurong Iboh. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *