KUR Usaha Tani dorong Perkembangan Sektor Pertanian

Bisnis, Ekonomi, headline, News179 Dilihat

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus melaksanakan berbagai program hingga tahun 2024 mendatang untuk mendukung perkembangan sektor pertanian di seluruh Indonesia. Salah satu program yang dicanangkan adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian, yang bertujuan untuk memberikan modal usaha kepada para petani. Diharapkan bahwa akses terhadap kredit ini akan meningkatkan kesejahteraan dan produksi nasional.

Pada tahun 2022, penyerapan KUR sektor pertanian mencapai 113,43 triliun rupiah atau 126,04 persen dari target penyerapan sebesar 90 triliun rupiah. Jumlah debitur yang menggunakan KUR ini mencapai 2,7 juta orang. Untuk tahun 2023, target penyerapan KUR sektor pertanian ditetapkan sebesar 100 triliun rupiah.

Hingga tanggal 10 Juni 2023, jumlah KUR yang telah terserap mencapai 25,12 triliun rupiah atau 25,12 persen dari target, dengan jumlah debitur sebanyak 532.321 orang.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Ali Jamil, menjelaskan bahwa penyerapan KUR ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama antara Bank Himbara, Bank Daerah, Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP), serta Gubernur dan Walikota di seluruh Indonesia untuk meningkatkan produksi pertanian.

“Setiap Gubernur berkomitmen untuk menyerap KUR dan KUA ini sebesar Rp 100 miliar, sedangkan setiap Bupati/Walikota sebesar Rp 50 miliar. Dengan komitmen ini, minimal akan tercapai penyerapan KUR sektor pertanian sebesar 30 triliun rupiah,” ungkapnya.

Ali juga melaporkan bahwa penyerapan kredit untuk pembelian alat dan mesin pertanian (Alsintan) pada tahun 2023 mencapai Rp 9,5 miliar untuk pembelian 22 unit Alsintan, termasuk Combine Harvester dan TR 4.

“Untuk mempercepat implementasi penyerapan Kredit Usaha Alsintan, kami akan mengoptimalkan brigade Alsintan di seluruh Indonesia dengan kerja sama antara BSIP melalui BPSIP yang berperan sebagai komandan,” jelas Ali.

Selain program KUR, berbagai program lain yang dikelola oleh Direktorat PKH, Tanaman Pangan, Perkebunan, SDM, dan penelitian juga terus berjalan dengan baik. Kementan berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. (liputan6.com/br)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *