ACEH TIMUR — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kodim 0104/Aceh Timur terus menunjukkan progres signifikan di berbagai sasaran fisik.
Memasuki hari kelima pelaksanaan, Minggu (26/04/2026), personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat secara intensif melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari perbaikan rumah, pembangunan infrastruktur, hingga pengembangan ketahanan pangan di wilayah Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pengecatan rumah asuh milik Bapak Solehan. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak, bersih, dan nyaman.
Dengan penuh semangat kebersamaan, personel TNI bersama warga bergotong royong melakukan pengecatan, sehingga rumah tersebut kini tampak lebih rapi dan indah.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur menyampaikan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan fasilitas hunian warga yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Solehan selaku pemilik rumah asuh mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menilai, renovasi dan pengecatan rumah tersebut sangat membantu dalam meningkatkan kenyamanan tempat tinggalnya.
Di sektor ketahanan pangan, Satgas TMMD juga terus melanjutkan pengolahan lahan produktif seluas 1 hektare di Desa Alue Canang. Pada tahap lanjutan ini, kegiatan difokuskan pada pembersihan sisa akar, perataan lahan, serta penggemburan tanah. Selain itu, pembuatan bedengan dan saluran air juga dilakukan sebagai persiapan memasuki tahap penanaman.
Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam setiap tahapan pekerjaan. Semangat gotong royong yang terjalin tidak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara prajurit dan warga.
“Pekerjaan lanjutan ini menjadi tahapan penting sebelum memasuki masa tanam. Kami berharap hasilnya nanti benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Komandan Satgas.
Selain program ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar desa juga terus digenjot. Pada hari kelima ini, Satgas TMMD bersama warga melaksanakan penimbunan dan pemerataan badan jalan menggunakan material tanah dan sirtu.
Tahapan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi jalan yang lebih rata, padat, serta layak dilalui kendaraan. Komandan SSK TMMD menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan langkah strategis dalam membuka akses transportasi masyarakat antar desa, yang selama ini menjadi kendala dalam mobilitas warga.
“Dengan kondisi jalan yang baik, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian di wilayah ini,” jelasnya.
Di sisi lain, program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga menunjukkan progres yang menggembirakan. Pada salah satu sasaran, yakni rumah milik Ibu Rugaiyah, personel Satgas TMMD tengah melaksanakan pengecoran balok, yang merupakan tahapan penting untuk memperkuat struktur bangunan agar lebih kokoh dan tahan lama.
Komandan Satgas menegaskan bahwa pembangunan RTLH merupakan bentuk kepedulian nyata TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
“Pengerjaan terus kami kebut agar rumah ini segera dapat ditempati dengan kondisi yang aman dan nyaman. Semangat gotong royong menjadi faktor utama dalam percepatan pembangunan ini,” ujarnya.
Tak hanya itu, progres pembangunan RTLH milik Ibu Cut Farida juga mengalami perkembangan signifikan dengan dimulainya pemasangan dinding bata. Personel Satgas bersama masyarakat terlihat bahu-membahu menyusun bata demi bata sebagai bagian dari proses pembangunan rumah tersebut.
Sertu Johan Untung yang terlibat langsung dalam kegiatan itu menyampaikan bahwa seluruh personel berupaya maksimal untuk memastikan pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
“Kami bekerja bersama masyarakat dengan penuh semangat kebersamaan. Harapannya, rumah ini segera rampung dan dapat memberikan kenyamanan bagi pemiliknya,” katanya.
Ibu Cut Farida (49), selaku penerima manfaat, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada TNI yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi keluarganya.
Dengan berbagai capaian yang terus meningkat setiap harinya, program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur diharapkan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
Lebih dari itu, program ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan wilayah secara berkelanjutan.
