Pengumuman! Indonesia Akan Memperkenalkan Jenis BBM Baru

headline, Nasional462 Dilihat

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengonfirmasi bahwa Indonesia akan segera memiliki jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) baru. BBM ini dirancang dengan spesifikasi rendah sulfur untuk menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif, menyatakan bahwa pemerintah sedang berupaya keras untuk mengurangi polusi udara dari sektor kendaraan. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menciptakan BBM baru yang rendah sulfur, terutama untuk BBM jenis solar.

“Udara kita banyak emisi, bagaimana cara menguranginya agar hidup sehat? Alternatifnya adalah menggunakan BBM rendah sulfur,” ujarnya saat diwawancarai di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2024).

Saat ini, menurut Menteri Arifin, pemerintah sedang mencari bahan pencampur yang dapat mengurangi kandungan sulfur dalam BBM. Saat ini, sulfur dalam BBM di Indonesia masih sekitar 500 ppm.

“Kalau standar Euro 5, harus di bawah 50 ppm. Untuk mencapainya memerlukan biaya, tetapi kilang di Balikpapan masih dalam proses pengerjaan,” jelasnya.

Meskipun detailnya belum sepenuhnya jelas, pemerintah sebelumnya telah membahas kemungkinan pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite (RON 90) pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Spekulasi pun muncul terkait apakah pemerintah akan memperkenalkan jenis BBM baru untuk membatasi penggunaan Pertalite di dalam negeri.

Arifin menjelaskan bahwa saat ini pemerintah bersama dengan kementerian terkait sedang mendata masyarakat yang berhak membeli BBM bersubsidi.

“Tidak ada yang berubah, tidak ada kenaikan. Kita sedang mempertajam data masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Arifin menegaskan bahwa kebijakan subsidi BBM harus tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang memang membutuhkan.

“Kami menginginkan subsidi yang tepat sasaran, maka dari itu data masyarakat harus diperjelas,” tambahnya.

Mengenai pembatasan ini, Arifin menyatakan bahwa kriteria pengguna BBM bersubsidi akan diatur dalam Peraturan Menteri ESDM.

“Nanti akan diajukan melalui Permen, tetapi harus tepat sasaran, kendaraan apa yang berhak mendapatkannya,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Agus Cahyono Adi menjelaskan bahwa pemerintah akan mulai memperkenalkan jenis BBM baru ini pada 17 Agustus 2024 mendatang.

“BBM rendah sulfur ini akan dimulai sebagai pilot project. Tanggal 17 Agustus adalah kick-off, kami akan memulai di beberapa SPBU,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2024).

Ia menambahkan bahwa pada tanggal tersebut, BBM baru akan diperkenalkan secara bertahap di beberapa SPBU. “Akan dimulai di beberapa SPBU terlebih dahulu,” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *