Jenis-Jenis Parfum dan Kandungannya

Gaya Hidup, headline1215 Dilihat

GAYA HIDUP – Saat membeli parfum, Anda akan menemui berbagai jenis dengan fungsi dan ketahanan aroma yang berbeda, meski berasal dari merek yang sama.

Perbedaan ini disebabkan oleh intensitas aroma, cara penggunaan, dan kandungan konsentrat atau kadar essential oil di dalamnya.

Apa itu essential oil dalam parfum?

Essential oil adalah ekstrak parfum yang menjadi inti dari sebuah parfum. Minyak alami ini menentukan wangi dari parfum tersebut.

Basis dalam parfum bisa berupa air, alkohol, atau minyak, yang berfungsi melarutkan ekstrak parfum agar dapat terserap ke dalam kulit.

Jenis dan jumlah essential oil yang digunakan setiap parfum juga memengaruhi intensitas wanginya. Ada yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, sintetis, atau produk hewani.

Berikut adalah beberapa jenis parfum yang umum ditemui:

1. Extrait de Parfum

Parfum ini terbuat dari minyak wangi ekstrak murni dengan konsentrat minyak tertinggi, sekitar 35% hingga 45%. Jenis parfum ini cenderung tahan lama hingga seharian. Aromanya dapat berpindah saat bersentuhan atau berpelukan dengan orang lain.

2. Parfum (Perfume)

Memiliki kadar essential oil tertinggi, sekitar 20% hingga 30%. Parfum ini bersifat lebih berminyak dengan aroma berat yang bisa bertahan hingga 24 jam di kulit. Parfum biasanya memiliki beberapa notes, yang aromanya berubah seiring waktu.

3. Eau de Parfum (EDP)

Mengandung konsentrasi minyak esensial sekitar 15% hingga 20%. Cocok digunakan untuk acara khusus atau malam hari, dengan daya tahan sekitar 8 jam.

4. Eau de Toilette (EDT)

Mengandung konsentrat essential oil sekitar 5% hingga 15%. Cocok untuk kegiatan sehari-hari, aromanya hanya bertahan sekitar 2 hingga 4 jam, sehingga perlu disemprotkan beberapa kali sehari.

5. Eau de Cologne (Cologne)

Populer di kalangan pria, kadar minyak di dalamnya rendah, sekitar 2% hingga 4%. Biasanya berbentuk botol besar, dengan daya tahan aroma 2 hingga 3 jam.

6. Eau Fraiche

Memiliki kadar konsentrasi yang lebih rendah, sekitar 1% hingga 3%. Biasanya menggunakan air sebagai campurannya, bukan alkohol. Aromanya bertahan 1 hingga 2 jam.

7. Eau de Senteur

Parfum ini dirancang untuk anak-anak di bawah 3 tahun dan tidak mengandung alkohol. Meski aman untuk anak, sebaiknya hanya digunakan pada baju, bukan kulit anak.

8. Splash & Aftershave

Mengandung sedikit minyak wangi, sehingga lebih terjangkau. Cocok untuk penggunaan sehari-hari dan memiliki kandungan alkohol yang dipercaya bisa mengecilkan pori-pori.

9. Deodorant Body Spray

Untuk masalah bau badan, deodorant body spray mengandung antiperspirant dan zat aktif yang menahan keringat. Kandungan minyak esensialnya sekitar 1% hingga 3%, dan dapat dipakai berkali-kali.

Demikian ulasan mengenai jenis-jenis parfum beserta kandungan di dalamnya untuk menunjang aktivitas Anda agar tetap wangi dan segar. ***

 

Sumber: Antaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *