Ingin Anak Jadi Pengusaha Sukses? Baca 4 Tips Ini

Gaya Hidup, headline754 Dilihat

GAYA HIDUP – Banyak orang tua kini mulai mengukur kesuksesan anak mereka tidak hanya dari nilai akademis yang tinggi. Kesadaran semakin berkembang bahwa anak yang tumbuh dengan baik dan seimbang jauh lebih penting.

Margot Marchol Bisnow, penulis dari Amerika Serikat, dalam bukunya “Raising an Entrepreneur”, mewawancarai 70 orang tua yang berhasil membesarkan anak-anak mereka dengan membantu mereka meraih impian mereka.

Para orang tua tersebut datang dari berbagai latar belakang: ras, agama, pendapatan, struktur keluarga, dan pendidikan.

Meski banyak anak ini bukan pelajar yang luar biasa, mereka tetap sukses karena menemukan minat yang membangkitkan semangat mereka.

Berikut adalah empat hal yang selalu dilakukan oleh orang tua yang anak-anaknya sukses saat mereka masih kecil:

1. Mendukung Minat Anak

Orang tua perlu mendukung minat anak karena ini adalah kegiatan yang dipilih oleh anak sendiri. Ketika anak bersemangat, mereka akan bekerja keras dan belajar tentang kegigihan serta ketekunan.

Pengalaman ini mengajarkan mereka percaya pada kemampuan mereka sendiri ketika mereka berusaha sebaik mungkin.

Meski orang tua tidak selalu memahami minat anak, mereka tetap mendukung karena melihat kebahagiaan anak dari kegiatan tersebut. Anak-anak sukses tumbuh dengan keyakinan bahwa orang tua mereka selalu ada untuk mereka, apapun yang terjadi.

2. Mengajarkan Anak Menerima Kegagalan

Dari wawancara yang dilakukan penulis, ditemukan bahwa anak-anak yang bersedia mengambil risiko adalah mereka yang tidak dihukum atau ditakut-takuti oleh kegagalan saat masih muda.

Ini mengingatkan pada kutipan Billie Jean King: “Kita tidak menyebutnya kegagalan, kita menyebutnya umpan balik.”

Orang tua mengajarkan bahwa meski berkompetisi dan menang itu baik, kekalahan juga tidak apa-apa. Kegagalan adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh.

Orang tua yang menghargai usaha anak-anaknya, tidak hanya berfokus pada hasil akhirnya.

3. Mendorong Rasa Ingin Tahu

Anak-anak yang diajak untuk bersikap ingin tahu akan belajar bahwa dengan terus menjelajah, mereka akan menemukan cara untuk memperbaiki atau mengembangkan sesuatu yang mereka sukai.

Banyak orang tua tidak ingin anak-anaknya merasa puas hanya karena sesuatu “memang begitulah adanya.”

Ketika anak-anak mereka semakin cakap, orang tua menahan diri untuk tidak melakukan atau memperbaiki sesuatu bagi mereka. Sebaliknya, mereka memberi alat agar anak-anak bisa memecahkan masalah sendiri.

4. Mengajarkan Empati dan Kasih Sayang

Mengajarkan anak untuk berempati akan menumbuhkan keinginan untuk menyelesaikan masalah orang-orang di sekitar mereka.

Anak-anak ini dibesarkan dengan keinginan tulus untuk memperbaiki kehidupan orang lain. Orang tua tidak mengajarkan bahwa tujuan hidup adalah mengumpulkan uang sebanyak mungkin, meskipun kadang itu adalah hasilnya.

Rasa empati ini mendorong mereka menciptakan karya seni, produk, atau layanan yang memberi rasa aman dan kebahagiaan kepada orang lain. Hal ini membantu mereka membangun karier dan kehidupan yang sukses. ***

 

Sumber: CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *