Akan Bertemu PKS Besok, Sandiaga Uno: Untuk Samakan Presepsi

Politik107 Dilihat

JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno akan menemui Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Selasa malam besok, 30 Mei 2023. Dalam pertemuan itu, Sandiaga menyebut salah satu agendanya membahas soal penyamaan presepsi.

Namun saat ditegaskan apakah penyamaan presepsi yang dimaksud mengenai kemungkinan dirinya bergabung ke PKS, Sandiaga tak menjawab dengan gamblang.

“Ini sebuah upaya untuk mencapai kesamaan pemikiran. Jadi sama sekali tidak ada hubungannya dengan pengambilan keputusan berkaitan dengan langkah ke depan, tetapi penyamaan presepsi,” kata Sandiaga di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 29 Mei 2023.

Sandiaga menyebut dalam pertemuan besok dirinya bakal melakukan penjajakan dengan PKS. Ia menyebut hal itu dilakukan sebagai upaya mendengar pendapat dari PKS apakah ada koreksi dalam arah pembangunan Indonesia selama ini.

“Misalnya ada 1-2 poin tentang koreksi, itu koreksi seperti apa? Itu yang saya mau dengar dari teman-teman. Dan mudah-mudahan bisa kita mencapai kesepakatan bagaimana kita membangun Indonesia ke depan,” ujar Sandiaga.

Saat ditanya antara PKS dan PPP yang bakal dirinya pilih, Sandiaga meminta masyarakat bersabar dan menunggu. “Ya teman-teman sabar saja,” kata eks politikus Partai Gerindra itu.

Sementara itu, juru bicara PKS Pipin Sofia belum membalas pesan Tempo mengenai rencana pertemuan besok. Sehingga belum diketahui di mana pertemuan itu bakar digelar.

Sebelumnya, Sandiaga Uno berkali-kali telah memberi sinyal akan bergabung dengan PPP. Soal kedekatan dengan PKS, Sandi mengaku akan tetap berhubungan baik walau nantinya berbeda koalisi.

Menurut Sandi, dirinya dan PKS memiliki hubungan baik. Sebabnya mereka pernah berjuang bersama pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Kami memiliki sejarah untuk berjuang bersama PKS, chemistry-nya sudah terbangun lama,” kata Sandi usai ziarah di Makam Sunan Ampel Surabaya, Kamis, 25 Mei 2023.

Sandi juga mengatakan bahwa dirinya sering menghadiri agenda PKS akhir-akhir ini. Di situ, dia mengaku mendapat banyak masukan dari para petinggi PKS tentang harapan-harapan untuk Indonesia ke depan.

Sebelumnya, Sandiaga Uno telah bertemu dengan Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, pada pekan lalu. Sandiaga menyatakan mereka telah membicarakan pemikiran hingga rencana ke depan.

“Saya juga sudah mendengar langsung dari beliau (Mardiono) soal tahapan-tahapan yang harus dilalui (untuk bergabung),” kata Sandi.

Meskipun demikian, dia menyatakan masih belum memutuskan kapan akan bergabung dengan partai berlambang Ka’bah tersebut.

Sandiaga Uno menjadi rebutan PPP dan PKS setelah dia keluar dari Partai Gerindra. PPP di satu sisi sudah sejak setahun lalu menggaungkan nama Sandiaga sebagai kandidat yang akan mereka usung pada Pilpres 2024.

Setelah mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai calon presiden, PPP pun menyebut nama Sandiaga sebagai salah satu kandidat Cawapres yang akan mereka sodorkan ke PDIP. Selain Sandiaga, muncul juga nama imam besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

Sementara PKS ingin menyandingkan Sandiaga Uno dengan calon presiden yang akan mereka dukung bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat, Anies Baswedan. Duet Anies-Sandiaga tak asing bagi PKS karena mereka mengusungnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.(*)

Sumber : Tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *