JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa kondisi global saat ini sedang tidak stabil. Hal ini membuat banyak pihak mengalami kesulitan dalam memprediksi nilai tukar mata uang serta harga minyak.
Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada pejabat TNI dan Polri di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara, pada Kamis (12/9/2024).
Jokowi menekankan pentingnya stabilitas bagi Indonesia, sehingga dibutuhkan personel TNI dan Polri yang profesional dan dapat dipercaya oleh rakyat.
“Kondisi dunia saat ini tidak baik. Persaingan geopolitik semakin memanas, perang dagang, serta perlombaan senjata memperburuk ketidakpastian global, sehingga tantangan yang ada menjadi sangat kompleks dan sulit untuk diselesaikan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, “Dalam situasi global yang tidak normal seperti ini, sangat sulit untuk membuat perhitungan yang akurat.”
Jokowi menyebutkan bahwa kondisi tersebut menyulitkan dalam menghitung prediksi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat, serta harga minyak dunia.
“Sulit sekali memprediksi nilai tukar dolar ke rupiah, begitu juga dengan harga minyak dunia. Jika dalam kondisi normal, prediksi bisa lebih mendekati kenyataan. Namun, sekarang ini penuh dengan ketidakpastian,” tambah Jokowi.
Jokowi juga menyoroti fase penting yang sedang dihadapi Indonesia, termasuk pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada bulan Oktober mendatang, serta Pilkada serentak pada November 2024.
Oleh karena itu, Jokowi meminta kepada TNI dan Polri untuk terus menjaga stabilitas dan menyelesaikan masalah kecil sebelum berkembang menjadi besar. Selain itu, ia juga mengimbau agar institusi tersebut mendukung transisi pemerintahan yang akan datang.
“Dukunglah transisi pemerintahan ini agar berjalan lancar. Pemerintahan yang saya pimpin akan dilanjutkan oleh pemerintahan baru di bawah Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto,” pungkas Jokowi. ***
Sumber: CNBC Indonesia
