JAKARTA – Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan memimpin Indonesia mulai Oktober 2024.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani, mengharapkan pemerintahan baru mendengarkan masukan dari pelaku usaha dalam menjalankan program kerjanya.
“Siapa pun yang memimpin harus memahami bahwa program yang dijalankan perlu selaras dengan kemampuan pelaku usaha. Penting bagi kita memastikan adanya keselarasan,” kata Shinta dalam Economic Update, Sabtu (3/8/2024).
Shinta mengapresiasi sikap terbuka pemerintah baru yang menerima masukan dari pelaku usaha. Apindo telah aktif memberikan masukan melalui road map perekonomian, yang didasarkan pada survei dan forum diskusi kelompok (FGD) dengan lebih dari 2.000 pelaku usaha.
“Masukan yang kami berikan sangat konkrit dan spesifik, mencakup sektor-sektor tertentu maupun isu-isu umum. Ini adalah masukan dari pelaku usaha, bukan ekonom, sehingga bentuknya agak berbeda,” jelas Shinta.
Diskusi dengan tim ekonomi Prabowo Subianto sudah dimulai. Shinta berharap roadmap ini dapat diadopsi dalam program ekonomi pemerintah mendatang, karena saat ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan perbaikan.
“Kami sebagai pelaku usaha adalah mitra pemerintah. Harapan kami, kami bisa berkolaborasi dan memberikan masukan terhadap kebijakan yang ada, karena kami yang akan mengimplementasikannya. Kami adalah mitra pemerintah,” tegas Shinta.
Shinta menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Kami bukan politisi, tetapi kami adalah pelaku usaha yang bekerja menuju visi Indonesia Emas 2045. Ini tidak mungkin dicapai oleh pemerintah sendiri. Kami mencoba menyatukan pelaku usaha besar, kecil, dan menengah untuk memajukan Indonesia bersama-sama,” tutup Shinta. ***
Sumber: CNBC Indonesia
