BANDA ACEH – Komitmen TNI dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Karya Bhakti Satuan Non Komando Kewilayahan (Sat Non Kowil) Tahun Anggaran 2025 oleh Satuan Penerangan Kodam Iskandar Muda (Pendam IM).
Kegiatan ini digelar pada Jumat pagi (1/6/25) di Meunasah Babussalam, Gampong Lampaseh Aceh, Dusun Tgk Lheun Deyah, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.
Dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Pendam IM, Letkol Inf Hendra Riski, seluruh personel Pendam IM terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar meunasah bersama masyarakat setempat.
Lebih dari sekadar kegiatan fisik, Karya Bhakti ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi jiwa pengabdian TNI kepada masyarakat.
Letkol Inf Hendra Riski menjelaskan bahwa Karya Bhakti Sat Non Kowil bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan religius.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kami sebagai prajurit TNI kepada masyarakat. Meskipun bukan bagian dari komando kewilayahan, Pendam IM memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk turut membangun lingkungan serta mempererat hubungan dengan masyarakat,” ungkapnya.
Selain aksi bersih-bersih, Pendam IM juga menyalurkan bantuan berupa cat dinding, kuas, dan perlengkapan kebersihan lainnya untuk mendukung perawatan Meunasah Babussalam sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial warga.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bantuan sosial berupa paket sembako kepada sejumlah ibu rumah tangga di Dusun Tgk Lheun Deyah.
Senyum bahagia menghiasi wajah para penerima bantuan. Ibu Nurhayati, salah satu warga, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan TNI.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Lingkungan kami jadi lebih bersih, dan kami merasa diperhatikan. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pendam IM,” ujarnya haru.
Gotong royong berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Warga terlihat antusias bekerja sama dengan personel TNI, mulai dari menyapu halaman meunasah, mengecat dinding, hingga merapikan fasilitas umum sekitar. Nuansa kebersamaan ini menggambarkan kuatnya hubungan antara aparat negara dan rakyat.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan perangkat gampong yang turut hadir. Mereka berharap program seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi satuan-satuan TNI lainnya.
“Kami sangat mengapresiasi dan berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keharmonisan lingkungan,” ujar Tgk. Hasanuddin, tokoh agama setempat.
Melalui Karya Bhakti Sat Non Kowil 2025, Pendam IM berhasil menunjukkan bahwa peran TNI tidak hanya terbatas pada pertahanan dan keamanan, tetapi juga mencakup pembinaan masyarakat dan pembangunan sosial.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat Bersama Rakyat TNI Kuat, yang diwujudkan melalui aksi langsung dan kepedulian sosial. Lebih dari sekadar slogan, kemanunggalan TNI dan rakyat ditunjukkan lewat tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke akar rumput.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat ikatan emosional antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab sosial bersama. (*)
