JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), Triwatty Marciano, menyatakan bahwa pembangunan Arena Pacuan Kuda di Takengon diperkirakan akan selesai pada Oktober 2024.
Pada hari kedua pelaksanaan cabang olahraga berkuda nomor pacuan kuda di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Kamis, terlihat beberapa alat berat dan proyek yang masih berada di sekitar arena. Atap arena pacuan kuda pun belum terpasang sepenuhnya.
“Saya tidak bisa memastikan berapa persen pengerjaan yang sudah selesai, tetapi meskipun kondisi sekarang belum sempurna, kami optimis arena ini akan tuntas pada akhir Oktober. Insya Allah semuanya akan berjalan sesuai harapan,” ungkap Triwatty Marciano kepada wartawan.
Arena Pacuan Kuda Takengon mampu menampung hingga 6.500 penonton. Namun, saat pelaksanaan pacuan kuda PON XXI yang dimulai sejak Rabu (11/9), atap tribun penonton masih dalam proses pemasangan.
Kondisi tersebut membuat panitia mengarahkan para penonton untuk menempati dua tribun di bagian bawah yang memiliki kapasitas sekitar 4.000 orang. Akses menuju tribun lantai tiga ditutup sementara.
Meskipun sudah ada larangan dari panitia, beberapa penonton tetap nekat masuk ke tribun lantai tiga yang belum sepenuhnya siap.
Bahkan, sebagian dari mereka terlihat memanjat tangga yang digunakan pekerja untuk memasang atap, demi bisa menonton langsung dari tribun lantai atas.
Penonton juga memasuki area lintasan ambulans dan menaiki pagar di sekitar arena pacuan.
Saat ditanya mengenai antusiasme penonton yang begitu besar, Triwatty Marciano menjelaskan bahwa masyarakat Takengon memang sangat antusias dengan pacuan kuda, yang menjadi alasan utama mengapa lokasi ini dipilih sebagai venue pacuan kuda PON XXI.
“Ini sesuai dengan harapan kami sejak awal. Takengon dipilih karena budaya pacuan kuda sudah mengakar di sini, dan juga karena fasilitasnya memadai. Semoga arena ini menjadi lintasan pacuan kuda terbaik di Indonesia,” tambah Triwatty. ***
Sumber: Antaranews.com
