Aisyiyah Aceh Canangkan Ketahanan Pangan Keluarga

ACEH UTARA – Aisyiyah Aceh canangkan Program Penguatan Ekonomi Keluarga dengan penguatan ketahanan pangan dilingkungan keluarga seperti menanam tanaman hortikultura (cabe, bawang, terung, sayuran, dll) dipekarangan rumah, demikian disampaikan Ketua PW. Aisyiyah Aceh – Hj. Ashraf, SP, M.Si. saat mengunjungi TK Aisyiyah Bustanul Athfal Krueng Seunong, Aceh Utara.

Membangun kebiasaan Menanam tanaman Hortikultura seperti sayur mayur dipekarangan rumah akan memperkuat ketahanan pangan dalam membangun keluarga sehat dan menghindari ketergantungan ketersediaan pangan, untuk itu saya menyarankan pemerintah menyediakan Rumah Benih untuk masyarakat.

Menurutnya Rumah Benih merupakan program Ketahanan Pangan berbasis Pedesaan/Gampong sehingga langsung menyentuh masyarakat luas menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, ketahanan pangan juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi potensi konflik, dan memperkuat stabilitas nasional.

Lebih lanjut Ashraf memaparkan manfaat konkret dari ketahanan pangan dalam mewujudkan Kesejahteraan dan Kesehatan, selain itu Ketahanan pangan memastikan bahwa setiap individu memiliki akses terhadap pangan yang cukup dan bergizi, sehingga dapat mendukung kesehatan dan kesejahteraan mereka, stabilitas sosial dan ekonomi, mengurangi potensi konflik sosial dan meningkatkan stabilitas ekonomi, karena masyarakat tidak akan khawatir tentang ketersediaan pangan.

Lebih lanjut Ketua PW ‘Aisyiyah Aceh menjelaskan bahwa Ketahanan pangan juga penting dalam menjaga keamanan nasional, karena ketergantungan pada impor pangan dapat menciptakan kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak lain.

Peningkatan Kualitas Hidup:

Dengan adanya jaminan pangan yang cukup dan bergizi, masyarakat dapat fokus pada kegiatan produktif lainnya, seperti pendidikan, pekerjaan, dan pembangunan sosial.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia:

Kesehatan dan nutrisi yang baik yang dihasilkan dari ketahanan pangan akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.

Peningkatan Perekonomian:

Ketahanan pangan juga dapat menciptakan peluang ekonomi baru, misalnya melalui pengembangan industri pangan lokal dan peningkatan nilai tambah produk pertanian.

Pemenuhan Gizi:

Ketahanan pangan memastikan bahwa masyarakat memiliki akses ke berbagai jenis makanan yang bergizi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi mereka secara lengkap.

Stabilitas Produksi:

Ketahanan pangan dapat meningkatkan stabilitas produksi pangan, sehingga mengurangi fluktuasi harga dan memastikan ketersediaan pangan secara berkelanjutan.

Meningkatkan Ketahanan Negara:
Ketahanan pangan yang kuat membuat suatu negara tidak mudah terpengaruh oleh perubahan iklim, bencana alam, atau konflik, karena negara tersebut memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri.

Ashraf juga menjelaskan bahwa Ketahanan pangan terbangun dengan empat pilar yakni (1) Ketersediaan pangan (produksi dan import); (2) Cadangan pangan; (3) Penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan; dan (4) Pencegahan dan penanggulangan rawan pangan

Ketahanan Pangan yang kuat akan menjamin ketersediaan gizi yang cukup sehingga terbangun generasi Indonesia yang sehat dan kuat pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *