LHOKSEUMAWE – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Lhokseumawe sukses menggelar prosesi Yudisium bagi mahasiswa tingkat akhir Tahun Akademik 2026 di Aula Kampus STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Kamis 30 April 2026.
Yudisium ini menjadi momen resmi penetapan kelulusan bagi para calon tenaga kesehatan profesional, namun agenda ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan validasi akademik yang menandai berakhirnya masa pendidikan mahasiswa sebelum menyandang gelar profesi.
Pada periode ini, sebanyak 51 mahasiswa dari Program Studi Profesi Ners resmi dinyatakan lulus setelah memenuhi seluruh kriteria akademik dan administratif yang ditetapkan institusi.Para lulusan ini telah melewati rangkaian proses pembelajaran komprehensif seperti penguasaan materi kognitif di kelas, pengalaman langsung di rumah sakit dan fasilitas kesehatan sehingga nantinha siap meimplementasi ilmu keperawatan langsung di tengah masyarakat.
Ketua STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe Ns. Mursal,. S.Kep,. M.Kep dalam sambutannya menekankan bahwa lulusan tahun 2026 ini memikul tanggung jawab besar sebagai representasi mutu pendidikan institusi.
“Yudisium adalah titik awal pengabdian. Kami berharap para lulusan mampu megintegrasikan keterampilan klinis dengan nilai-nilai etik. Kompetensi, integritas, dan empati harus menjadi fondasi utama saat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia turut menyampaikan bahwa STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe terus berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga responsif terhadap dinamika kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Dengan pengukuhan ini, 51 lulusan Profesi Ners tersebut siap terjun ke dunia kerja dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujar Ns. Mursal. ***
