BANDA ACEH — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan M. Daud, mengajak insan pers mengambil peran lebih aktif dalam meluruskan persepsi publik, khususnya terkait stigma kemiskinan di Aceh, sekaligus menjaga iklim politik yang sehat.
Hal itu disampaikan Ruslan dalam kegiatan coffee morning dan halal bihalal bersama wartawan di Banda Aceh, Senin (30/3/2026).
Ia menilai media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam membentuk narasi publik yang berimbang.
Menurut Ruslan, selama ini Aceh kerap dilabeli sebagai daerah miskin, padahal kondisi tersebut lebih disebabkan oleh persoalan data, bukan sepenuhnya realitas di lapangan.
Karena itu, ia mendorong media untuk ikut meluruskan informasi agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
“Media punya peran penting dalam menjaga keseimbangan informasi. Kami berharap pers tetap menjadi mitra kritis yang memberi masukan konstruktif,” ujarnya.
Sebagai Anggota DPR RI Fraksi PKB, Ruslan juga menegaskan bahwa media memiliki posisi penting sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan publik, meskipun tidak terlibat langsung dalam politik praktis.
Disisi lain, ia mengungkapkan bahwa PKB Aceh tengah bersiap memperkuat konsolidasi internal menyusul amanah dari pimpinan pusat. Dalam proses tersebut, dukungan tokoh masyarakat dan media dinilai krusial untuk memperkuat arah kepemimpinan partai ke depan.
Menjelang pengukuhan pengurus PKB Aceh, Ruslan turut memanfaatkan momentum halal bihalal untuk meminta doa dan masukan dari kalangan pers.
Ia berharap PKB Aceh dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah serta membawa aspirasi masyarakat hingga ke tingkat nasional.
Lebih lanjut, Ruslan juga mengingatkan pentingnya membangun kesadaran publik agar tidak bersikap apatis terhadap politik.
Ia menilai politik merupakan instrumen penting dalam mendorong perubahan sosial dan ekonomi jika dijalankan secara sehat.
“Politik itu alat untuk memperbaiki keadaan masyarakat. Jadi jangan alergi terhadap politik,” pungkasnya. (***)
