Jelang Idul Fitri, Kodam IM rampungkan pembangunan Jembatan Bailey Desa Buket Bata, Kec Pante Bidari, Aceh Timur

ACEH TIMUR – Personel gabungan dari Zidam Iskandar Muda, Yonif TP 853/Bawar Reje Bur, serta Kodim 0104/Aceh Timur berhasil merampungkan pembangunan jembatan Bailey di Desa Buket Bata, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/3/2026).

Pembangunan jembatan tersebut merupakan respon cepat TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu. Akibat bencana tersebut, jembatan penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Pante Bidari terputus, sehingga menghambat aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.

Jembatan Bailey yang dibangun memiliki tipe 3-1 dengan panjang mencapai 30 meter, terdiri dari 10 petak, serta menggunakan material dari Kementerian Pertahanan berupa modular luar negeri tahun 2026. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 100 persen dan jembatan telah siap digunakan oleh masyarakat.

Meski pelaksanaan pembangunan berlangsung di tengah bulan suci Ramadhan, para prajurit TNI tetap menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Pembangunan dilakukan secara intensif, baik siang maupun malam hari, demi memastikan jembatan dapat segera difungsikan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Semangat pengabdian para prajurit ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu kesulitan rakyat di wilayah binaannya. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu kembali memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas ekonomi, serta mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat pascabencana.

Salah satu warga setempat, Hasbi Salam, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras TNI dalam membangun kembali jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah bekerja tanpa kenal lelah, bahkan di bulan puasa ini. Jembatan ini sangat penting bagi kami untuk beraktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok warga.

“Dengan selesainya jembatan ini, kami tidak lagi kesulitan untuk pergi ke desa tetangga maupun ke pusat kecamatan. Semoga jembatan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.

Masyarakat berharap ke depan sinergi antara TNI dan rakyat dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam membantu percepatan pembangunan dan penanggulangan bencana di wilayah Aceh Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *