AMERIKA SERIKAT – Serangan Israel terhadap warga Palestina terus berlangsung, menyebabkan puluhan ribu korban jiwa. Presiden AS, Donald Trump, mengusulkan agar Yordania dan Mesir menerima lebih banyak pengungsi Palestina dari Gaza.
Ketika ditanya apakah rencana ini bersifat sementara atau jangka panjang, Trump menjawab, “Bisa jadi keduanya.” Sebelumnya, Trump juga mengusulkan agar Indonesia membuka pintu bagi pengungsi Palestina.
Pemerintah AS tetap menerima kritik atas dukungannya terhadap Israel, sekutu dekatnya, yang disebutnya bertindak untuk mempertahankan diri dari kelompok militan seperti Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon, dan Houthi di Yaman.
“Saya mengatakan kepada Raja Abdullah dari Yordania bahwa saya ingin mereka mengambil tindakan lebih lanjut. Gaza saat ini benar-benar kacau, seperti puing-puing besar. Saya ingin mereka menampung pengungsi,” ujar Trump, mengutip Reuters, dalam penjelasannya tentang percakapan telepon dengan Raja Abdullah.
Trump juga menyatakan akan berbicara dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah Al-Sisi, untuk membahas penerimaan pengungsi Palestina. “Saya ingin Mesir menerima pengungsi Palestina,” katanya pada Minggu, (26/1/2025).
Trump menggambarkan situasi Gaza sebagai wilayah yang porak-poranda, dengan bangunan hancur dan banyak korban jiwa. Ia berharap negara-negara Arab dapat membantu membangun kawasan yang lebih aman untuk warga Gaza.
Ia juga mengusulkan relokasi hingga 2 juta warga Palestina ke beberapa negara, termasuk Indonesia, sebagai bagian dari upaya membangun kembali Gaza. ***
Sumber: CNBC Indonesia






