Program Jaksa Masuk Dayah Sambangi Sebuah Pasantren di Aceh Tengah

Daerah, headline114 Dilihat

ACEH TENGAH – Program Jaksa Masuk Dayah (JMD) pertama kali di indonesiah yang di programkan oleh Kejaksaan Tinggi Aceh kini kini menyambagi Kabupaten Aceh Tengah melakukan kegiatan di pasantren dayah al-azhar kecamatan Pegasing. Rabu (04/10/2023)

Kegiatan Jaksa Masuk Dayah ini adalah kegiatan memberikan gambaran awal pemahaman tentang hukum dan membuka pikiran tentang hukum terhadap anak anak di dunia pendidikan baik santriwan dan santriwati apa apa yang di bolehkan tentang hukum dan apa apa yang di larang oleh hukum dan sangsi hukum.

Mengingat banyaknya kasus pembulian dan kekerasan yang sedang terjadi di dunia pendidkan yang ada di indonesia kajati aceh dalam program JMD terus memberikan pencerahan dan resiko terjadinya tindakan kekerasan dan pembullian di dunia pendidikan.

Plh Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis S.H mengatakan di tengah seminarnya di depan ratusan santri apabila melihat pembulyyan segera laporkan apabila korban tidak berani melapor yang melihat kejadian atau saksinya boleh juga melapor dan jangan takut kita dan pihak siap melindungi saksi.

Selain itu Kasipenkum Kejati Aceh itu juga terus menekan kepada pimpinan dayah agar memperhatikan lingkungan dayah dengan serius dan selalu menanamkan dan menjaga kenyaman dan ketentram di Dayah dan Pesantren.

“Hari ini kita sudah melaksakan kegiatan jaksa masuk dayah tahap pertama sebulan yang lalu kita utamakan di Kabupaten/Kota dan ini tahap yang kedua dan tahap ini di Dayah Al-Azhar yang pertama kita hadiri di tahap kedua yang ada di Provinsi Aceh, kita disini bekerja sama dengan Dinas Dayah Aceh dan Bank Aceh Syariah”, Jelasnya.

“Kegiatan ini semata mata memperuntukan agara memberikan gabaran awal pemahaman tentang hukum membukan pemikiran terhadap anak anak tentang pemikiran tentang hukum apa apa yang di bolehkan oleh hukum dan apa apa yang di larang oleh hukum dengan sangsi hukuman terutama ini berkaitan drngan kesehari hariannya seorang santri yang tidak lepas dari pergaulan dan tidak lepas dari pada lingkungannya”, Kata Ali Rasab.

Kasipenkum Kajati Aceh itu juga menambahkan terkait maraknya pembullian yang sedang terjadi di dunia pendidikan Aceh Tengah dan turut prihatin atas kasus yang sedang terjadi saat ini.

Dan kita juga dengar saat sekarang ini dalam pergaulan dan kejahatan sering terjadi di beberapa tempat di sekolah sekolah lain yang ada di indonesia dan kita harapkan tidak terjadi di dunia pendidkan yang ada di aceh itu ada beberapa kejahatan yang sudah terjadi di desekolah antara lain tindak pidana pembullyan.

Kasus itu terjadi semata mata karena sikap dari siswa yang tidak terkontrol dan tidak terayomi dan juga tidak diberi pengertian sejak awal, inilah maksuk kami kepda tim Jaksa Masuk Dayah memberikan pengertian awal pada santri untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum yang dilarang oleh hukum dan menimbulkan sangsu hukuman jangan samapi nanti santri kita yang niatnya mencari ilmu terlibat perkara perkara yang seharusnya mereka tidak hadapi.

Lanjut Ali Rasab Lubis lagi “pencegahan ini kita harapkan bisa berjalan terus tidak terjadi di sini sesuai dengan prinsip yang kami kembangkan kenali hukum jauhi hukuman”,Tutupnya.

Humas dayah Al-Azhar Ustad Ridwan mengatakan kegiatan ini sagat banyak manfatnya dan kegitan ini bisa Kontinue “Kita besyukur dan berterimakasih kepada  Kejaksaan Tinggi Aceh dan pimpinan dayah serta pimpinan Bank Aceh Syariah cabang Takengon Aceh Tengah yang telah datang khusunya kepasantren kami Al-Azhar satu satunya yang di kunjungi tim Jaksa Masuk Dayah.

“Tentunya dengan kegitan ini santri santri kita lebih kenal hukum jadi paham hukum dan santri sadar tentang hukum yang berlaku di Indonesia ini, kami merasa bangga karena Jaksa Masuk Dayah memilih Pasantren kami dan berharap kedepannya kegitan ini bisa terus berlanjut”, ucapnya.

Disamping itu Kasi Legal Muhammad Rijal Bank Aceh Syariah Cabang Takengon mendukung kegitan Jaksa Masuk Daya, Kami sangat mendukung program Jaksa Masuk Dayah, dan dalam Hal ini kami tetap berkomitmen untuk membatu dalam hal sosialisasi terkait dengan Inklunsif keuwagan dan sosialisa terhadap prodak prodak perbankan khusunya prodak Bank Syariah

Menurut Ardianysah Putra yang merupakan salah satu santri, kegitan itu sagat bermanfat dan sangat baik, sebagai siswa dan santri kami sangat beruntung dapat menghadiri seminar dan literasi kepada kami juga menjelaskan segala sesuatu hukum atapun tentang asauransi ataupun menabung kepada kami disini kami mengerti banyak tentang kekerasan atau pun pembullyan bisa kami hadapi dan bisa kami sampaikan kepda santri teman teman kami apa itu hukuman dan apa itu pelangaran. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *