Kepala BPKA: Jaga Amanah dan Bangun Kekompakan Tim

headline, News284 Dilihat

BANDA ACEH – Dunia kerja birokrasi menuntut para Aparatur Sipil Negara untuk menyelenggarakan pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan pribadi-pribadi yang amanah dan tim yang kompak.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Aceh Azhari, dalam amanatnya pada Apel rutin Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin (17/3/2023) pagi.

“Kesuksesan tidak bisa digapai sendiri. Kesuksesan dalam dunia kerja birokrasi adalah kerja-kerja tim. Untuk itu, bangunlah tim yang kompak. Selain itu, jadilah pribadi yang amanah dan tidak menolak amanah atau tugas yang dipercayakan pada kita. Jika kedua hal ini kita jadikan modal kerja, Insya Allah, upaya kita menyelenggarakan pembangunan dan menghadirkan pelayanan yang prima kepada masyarakat akan terlaksana,” ujar Azhari berpesan.

Untuk diketahui bersama, ini merupakan Apel terakhir atau Apel perpisahan Azhari selaku ASN. Pria yang telah mengabdikan diri selama 34 tahun di dunia birokrasi ini, akan memasuki purna tugas pada 1 April 2023 mendatang. Sebagai Nota Dinas Sekda Aceh dan bentuk penghormatan, hari ini, pria yang telah malang melintang di dunia birokrasi Aceh itu, didapuk sebagai Inspektur Upacara

“Selagi bisa, maka bekerjalah sebaik mungkin, jangan sampai menyesal saat telah pensiun nanti. Ingat, di masa mendatang tantangan semakin berat, kompetisi semakin berat, maka butuh orang-orang yang memiliki kreativitas dan imajinasi,” kata Azhari.

“Pahami tugas pokok dan fungsi kita masing-masing, maka berimajinasi dan berkreasilah, tentu tetap dalam koridor dan ketentuan yang berlaku, karena sebagai ASN kita tentu bekerja dalam koridor ketentuan yang baku, namun bukan berarti kaku. Maka berimajinasi dan berkreasilah,” imbuh Azhari.

Kepada para peserta Apel, Azhari juga berpesan untuk selalu memahami hal detail dan teknis dalam bekerja agar kerja-kerja menjadi lebih mudah.

“Apa yang harus dia lakukan, sebagai ASN kita harus tahu secara detil dan teknis apa saja tanggung jawabnya. Dengan ini maka akan lahir gagasan dan inovasi, yang kemudian kita sampaikan kepada para staf dan bawahan untuk selanjutnya diejawantahkan dalam kerja-kerja,” kata Azhari.

Azhari memulai karier sebagai ASN pada tahun 1989, sebagai staf di Kota Administratif Lhokseumawe. Seiring waktu, Azhari mendapat promosi pada tahun 94. Selanjutnya, pada 2003, setelah kembali dari pendidikan Pasca Sarjana, Azhari muda dipercaya menduduki jabatan eselon II, sebagai Kepala Cabang Dispenda Kotif Lhokseumawe. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *