Dinas Syariat Islam Aceh Gandeng IKADI Pelatihan Manajemen Masjid

Daerah, headline75 Dilihat

BANDA ACEH – Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh bekerja sama dengan Ikatan Kader Dakwah (IKADI) Aceh Besar menggelar pelatihan manajemen masjid untuk BKM se-Aceh.

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Manajemen Masjid Menuju Mesjid Makmur, Mandiri dan Melayani” dilaksanakan selama empat hari, 26-29 Juli 2023 di Aula The Delima Hotel Sigli.

Kepala Dinas Syari’at Islam Aceh, Dr. EMK Alidar, S.Ag. M.Hum dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pelatihan manajemen masjid adalah bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kegiatan sosial dakwah.

Disamping upaya pemerintah terus bersinergi dengan seluruh mitranya, baik dari unsur organisasi, swasta, pengurus masjid.

“Masjid diharapkan tidak hanya dipakai untuk beribadah dan shalat, tapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.”ujarnya.

Melalui kegiatan ini, insya Allah akan menambah wawasan peserta bagaimana membangun serta mengelola masjid menjadi lebih baik.

“Termasuk fungsi masjid sebagai sarana mencerdaskan dan pusat kegiatan umat agar lebih produktif, terutama sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” ucapnya, Rabu (26/7/2023).

Kadis DSI juga menjelaskan, masjid merupakan basis terkecil yang paling dekat dengan masyarakat muslim. Sejarah mencatat, pada era kejayaan Islam, masjid memiliki peran yang sangat penting dalam peradaban umat Islam.

Masjid merupakan pusat intelektualitas, pusat aktivitas sosial dan ekonomi. Melalui pelatihan ini bisa menstimulasi terbangunnya peran dan fungsi masjid secara maksimal.

Sementara itu, Ketua IKADI Aceh Besar Tgk. H. Afrial Hidayat menyampaikan jika pihaknya merasa terhormat karena diamanahkan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan manajemen masjid di Kota Sigli.

“Target kita bisa mengupgrad para pengurus BKM Masjid se Aceh, karena Keberadaan masjid di tengah masyarakat memiliki makna strategis untuk meningkatkan spiritual, pendidikan dan sosial ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti 50 peserta se Aceh. Selama pelatihan peserta mendapatkan pemahaman service excellent kepada jamaah, strategi pemberdayaan masjid, manajemen pengelolaan masjid, peran pemerintah dalam memakmurkan masjid sekaligus sebagai pusat ekonomi serta masjid dari sudut pandang wakaf.

“Masjid semestinya menjadi solusi atas persoalan perekonomian umat. Caranya, menjadikan wakaf sebagai instrumen penting memakmurkan masjid di samping zakat dan infak. Zakat dan infak adalah solusi kemiskinan, wakaf solusi kesejahteraan,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Pembina IKADI Ust Ghufran ZA, Kepala Dinas Syariat Islam Kab Pidie, Ketua Ikadi Aceh Besar Tgk. H. Afrial Hidayat dan Tokoh-tokoh Pidie lainnya. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *